What goes around comes around..

IABA 82 – 90’s ALL STARS TOURNAMENT 2011


Dua hari terakhir yang menentukan..

Mungkin karena baru sehari merasakan menjadi laki-laki 40 tahun. Bermain selama 40 menit di game kemarin lumayan bikin loyo, hmm.. mau mati lah rasanya.

90’s ALL STARS TOURNAMENT kemarin malam sudah memasuki game per delapan besar. Susah payah tim tuan rumah akhirnya bisa melewati lawannya.

Turnamen ini saya pikir ide dasarnya ya sekedar bernostalgia antar alumni basket dari SMA peserta. Panitia juga bisa saling menyambung lagi silahturahmi yang lama mungkin terputus. Melalui olahraga ini juga semua yang terlibat bisa bersenang dan lebih lagi.

Hehe.. Ide dasar tetap tinggal menjadi paling bawah! Iya, paling bawah!!! Bagaimana tidak, sontak semua tim menjadi pesaing-pesaing tangguh yang tidak ada mengenal kata kalah. Yup, sifat kompetisi manusia terpancar tebal di bilangan senayan.

Hall A menjadi saksi bagaimana protes-protes ke wasit kerap terjadi. Hanya wasit? DUAAR!!! panitianya juga ditengarai menjadi penyebab beberapa hal yang kurang menguntungkan tim yang mau menang itu.

“Ada apa dengan ide dasar turnamen ini?” pikir panitia. Hahaha.. Itulah salah satu bagian paling seru dari sebuah liga atau turnamen. Siapa yang mau kalah? Mustahil kalau ada peserta yang ikut hanya cuma semata main basket buat silahturahmi. “Tapi kan kita udah masuk umur 30-an akhir semua?” Ucap panitia yang pake kacamata. Yang namanya sifat manusia yang mau lebih dari yang lain (kompetisi) tidak kenal usia, deh! Tuh koruptors juga bervariasi usianya, bukan?

Ayo, siapa yang mau lari?

Tinggal babak semi final dan final. Nah silahkan lihat serunya bapak-bapak dan Ibu-ibu berlari melupakan tanggung jawab pekerjaan (rumah/kantor) sejenak. Mereka akan menikmati setiap momen di lapangan atau hanya di samping lapangan basket.

SMAN 6 akan membabat SMAN 4  dan SMAN 82 akan dibantai hancur oleh SMAN 30. Keempat peserta terakhir inilah yang masih beruntung bisa menikmati suasana kompetisi sambil mengajak keluarga mengisi waktu akhir pekan mereka. Kasihan ya anak-anak mereka, disuruh duduk nonton basket doang! Eh, sabar duluu.. kemarin saya bertanding, anak-anak saya bermain di depan hall A. Panitia sigap mensiasati ini. Ada tempat menggambar, perosotan atau apalah nama permainan itu DAN ada tempat main golep!!!

Diatas saya tulis ada pembantaian dan pembabatan ya? Hehe.. Apa bener apa enggak? Dukung hari ini juga sekolah kamu pak.. semangati sekolah kamu bu! Buktikan kalau saya sotoy. Hanya ada satu cara untuk itu, yang dukung SMAN 6 atau SMAN 4 dateng jam 15:45 sore ini. Yang pegang SMAN 82 bisa menepis pembantaian dari SMAN 30 bisa dateng pukul 18:30 nanti..

Silahturahmi dan kompetisi dua-duanya diakhiri dengan huruf “i”…

Iklan

6 responses

  1. Udah gak ada yang mau lari nih, tuwir.. :))

    08/10/2011 pukul 12:53

  2. Ronald 'Paunk'

    Keren tuh….udah bpk2 tp msh ngotot biarpun napas udah megab2…go 82 go.

    08/10/2011 pukul 13:59

    • Sori ya Ung, gw respon cewe cantik yang dibawah gw ini dulu..

      08/10/2011 pukul 16:13

  3. Reshka

    Soooo true!! Ide awalnya sih emang “have fun”.. Tp kalo menang, lebih “fun” lagi ya kayaknya… Hehehhe
    Btw, lagu happy bday nya kedengeran ga kemaren di lapangan?

    08/10/2011 pukul 15:31

  4. True, true, true..
    Kedengeran banget lagunya :malu:

    ( ( ( ( ( THANK YOU EKAAA.. ) ) ) ) ) )

    08/10/2011 pukul 16:17

  5. Dapong

    Setuju dan terbukti SMAN 82 dibantai SMAN 30, menurut sotoynya saya ini diakibatkan karena tim hanya mengandalkan starter, ya apa mau dikata saat para starter cenderung lelah karena faktor “U” atau karena cedera, Bench tidak konsisten dan banyak kehilangan momentum () .… SMAN 82 sebenarnya punya potensi untuk compete to final round apabila (dengan catatan) diperkuat dengan kombinasi pemain lain (baca:cadangan) yang memang sudah dipersiapkan terlebih dahulu sehingga akan terbentuk disparitas tapi dengan keunikan daya gempur yang variatif … karena perlu di ingat SMAN 82 dari rentang 90 – 95 memiliki materi pemain yang cukup baik terbukti dengan prestasinya … Pertanyaan dan tantangannya apakah mau? Karena menurut sotoy saya kalau mau akan terbukti di kompetisi yang akan datang  (sekedar pemikiran mangap klu sotoy)

    18/10/2011 pukul 07:40

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s