What goes around comes around..

ABL 2nd Season..


Satria Muda Britama (Foto: Anita Xie)

Karena hal sepele akhirnya Satria Muda Britama tidak diperbolehkan main dalam 2 liga yang berbeda. Peraturan NBL Indonesia ini sontak membuat pemilik, pelatih kepala dan pengurusnya acak aduk pletak tus! Bagaimana tidak dengan waktu yang sangat pet kepeps alias mepet, mereka terpaksa membentuk satu tim lagi. Yup, tim yang satu lagi ini akan bermain di Asean Basketball league.

Saya yang saat itu sudah bergabung dengan Muba Hangtuah (Ass. Coach) dihubungi dan ditawari posisi pelatih kepala. Bersyukur dan Ragu-ragu, tapi Tuhan buka jalan. Pelatih kepala Muba Hangtuah melarang saya hadir di latihan selama ada pembicaraan dengan SMB. Oke ini saya anggap sebagai petunjuk, tawaran SMB saya peluk, walau tak muluk. Yang terbaik buat Muba Hangtuah, cerita perpindahan selesai. Kisah jalan terus..

Pekerjaan pertama yang harus saya lakukan adalah membentuk sebuah tim dengan pemain-pemain yang saya pilih. Tapi, eeng.. enggak deh! Ternyata karena waktu yang sangat ketat (Ayak analec malad aug..), mereka sudah ada list pemain lokalnya. Gub to de Braks!!! Baiklah, pelatih kepala tinggal cari materi asingnya saja. Aturannya adalah 2 pemain dari Amerika dan 3 pemain dari Asia Tenggara. Browse & telp, Browse & telp sana-sini.

Tim Menyerang terbaik, dengan top score liga Marcus Morison.. (Foto: Ryan Gumay)

Latih tanding pertama kita lawan Pelita Jaya Jakarta (NBL). Adalah wajar kalau Tim dengan pemain asing 5 orang pasti menang. Sadar lawan Tim lokal semua, saya merencanakan kita akan kalah. Dan dari sini pula kita akan tahu sampai dimana bench kita bisa berbicara. Kalah 86-91 di hari yang sama kita usai komfrensi pers.

Point Guard lokal kita bilang, “You just gave them confidence, Coach!”. Saya tidak pusing dengan apa yang lawan latih tanding dapat, apa yang kita bisa ambil dari latih tanding itu lebih penting.

Berikutnya saya harus menentukan pendekatan yang paling pas untuk Tim ini. Sistem main, peraturan latihan dan sebagainya. Alasan waktu yang mefet tadi sudah kita tinggalkan, ini sudah menjadi keadaan yang kita telan bersama. Ok, untuk Tim ini saya akan hanya menyesuaikan banyak hal sambil jalan. Berharap juga bahwa pemain asing yang kita ambil akan sangat membantu kita.

Dengan kemewahan gonta-ganti pemain dalam peraturan ABL, tentunya rusak sudah tatanan periodisasi latihan. Kalau sebuah Tim kekal satu musim susunan pemainnya mungkin kita akan menikmati hasil rancangan periode latihan mental, teknik dan fisik pada puncaknya. Untuk hal ini set dan re-set sangat dinamis pada Tim SMB (ABL) kali ini.

Kemenangan beruntun dicapai diakhir musim reguler, persis seperti yang kita harapkan untuk menempati peringkat 4 untuk masuk play offs. Tinggal mengambil satu kemenangan di kandang, kita akan lolos. Game terakhir kita lawan Patriots (Philippine), kita bermain sangat buruk 23/66 Field Goal, 8/35 3 Point, 20/33 Free Throw. Pun kita berhasil memaksa game sampai over time (71-71) dan hanya kalah 3 angka saja (74-77). Rasa-rasa mo gila sa!

Antoine Broxsie (Foto: Anita Xie)

Ini semua dengan Broxie, big man kita yang bermain dengan kekurangan cairan. Dua hari sebelum game ini diare menyerangnya. Di game ini dia habiskan semua sisa tenaganya (17 pts – 11 rebs – 2 blocks) sampai keram sekujur tubuhnya. Ujungnya bermalam di rumah sakit untuk mengembalikan cairan tubuhnya.

Saya gagal mencapai target! Tapi SMB tak terhenti mewakili Bangsa kita. Nuansa dukungan yang minim dari Bolabasket kita sendiri tak cukup untuk menjadi sandungan. Dengan dukungan dari dalam negri (peraturan), banyak orang dan saya percaya..

Musim kedua ABL adalah (seharusnya) milik INDONESIA.

Saya juga percaya membangun sebuah tim Basket adalah merencanakan dan mensiasati berbagai keadaan dan situasi. Berterima kasih untuk kesempatan yang diberi. Banyak sekali yang harus saya pelajari di Bolabasket ini, satu musim satu waktu..

Selamat istirahat, Mbak Dev..  :)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s