What goes around comes around..

NBL Indonesia: Jas dan Sepatu Kinclong


Merapihkan liga kita..

Beberapa hari lalu lucu juga sebelum ke Malang. Vivi (istri) sibuk packing pakaian saya untuk turnamen awal musim NBL . Packingnya biasa, yang luar biasa adalah saya lihat dia siapin setelan jas saya dan sepatu panto.. eh, vantopel atau apalah itu namanya. Iya betul, jas dan sepatu kinclong ada di pinggir lapangan basket Indonesia sekarang. Kilau dan kerapihan di pinggir lapangan dan lebih (dalam) lagi, dalam menyambut musim baru Bolabasket Indonesia 2010.

Pribadi saya selalu antusias dalam menyambut segala sesuatu yang berhubungan dengan Bolabasket. Itu pasti.. Tapi kali ini dengan perubahan nama (IBL – NBL) dan penyelenggara Liga membuat harapan naik seperti CDI non limiter motor Suzuki Satria F150 saya mengangkat putaran mesin sampai di angka paling tinggi.

Males banget pertama dengar keputusan peraturan pakaian ini dan segala itunya yang diatur seperti tidak ada hal lain yang lebih esensial untuk diatur. Mana yang lebih penting dan perlu diatur lebih dahulu, HAH??? Ribet amat sih kesannya mau meningkatkan dan memajukan liga Basket kita.

Padahal semua kita tahu bahwa segimana apa dan bagaimanapun pengemasanya tetap saja produk menjadi esensi dari sebuah liga. “Apaan sih produknya om?” Tanya seorang keamanan yang juga rapih pakai setelan Kak Fari, eh.. maksud saya setelan safari di banyak sudut gedung Bima Sakti Malang.

Waktu saya tulis tentang Dampak Ringelmann Effect di Bolabasket Indonesia, itu beneran niat maksudnya!!! Bukan cuma buat iseng mau bikin tulisan buat sebuah tabloid olahraga. Penonton datang (pikir saya) dan akan datang terus sebagian besar karena faktor pertandingannya. Bagaimana sebuah kompetisi betul-betul bersaing dan terasa persaingannya. Antara tim yang menangnya diatas rata-rata, rata-rata dan dibawah rata-rata tidak terpaut jauh rentang kalah menangnya.

Betul! Jadi lebih seru pertandingan dan kompetisinya. Semua fans masing-masing tim yang terlibat berharap dan bersemangat terus sampai di babak play offs!!! Penonton banyak dateng a.k.a seponsor melirik genit ke liga tercintah kitah. Sampai sini prestasi bla, bla, bla dan Liga yang bertumbuh endesga, endesgeng dan seterusnya dan selanjutnya. Monggo dibayangkan sendiri kamsud bin maksudnya..

“Lah jas dan batik e piye dadine, penting orak mas???” Lanjut nanya tuh si temennya Kak Fari. Petinggi NBL menjalankan hal yang baik (terlihat) dan pasti positif sesuai kerjaannya. Tinggal memantapkan aturan sana sini tentang spread pemain ini dan itu, peningkatan mutu wasit dan statistik.

Pikir saya, sebelum si keamanan yang nanya soal jas dasi dan sepatu kinclong tadi mukul, saya jawab.. “Semua orang di sini yang pake jas terlihat keren-keren kok! Salahnya dimana..?”

(Sambil jawab itu saya mengusap peluh kegerahan dari wajah saya)

Iklan

3 responses

  1. Ping-balik: Bolabasket, Perubahan dan Usaha.. | [[1,5 x 10 pangkat satu]]

  2. Ping-balik: TES 1 – neednwantblog

  3. Ping-balik: TES 2 – neednwantblog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s