What goes around comes around..

Infamous Time outs


Time out penting di final FIBA Asia 2009 Jakarta..

Time out, salah satu faktor penentu hasil akhir..

Bersyukur betul saya (walau ada walaunya..) menyempatkan diri menyaksikan sisa pertandingan IBL di putaran 2 Senayan, jakarta. Biarpun saya kurang beruntung untuk bisa menyaksikan pertandingan final NCAA tahun 1993. Tapi kejadiannya betul-betul sangat berhubungan dengan time out. Tiap tim di sebuah pertandingan Bolabasket  kan berhak atas total 5 kali 1 menit untuk meminta  waktu. Adapun waktu tersebut bisa digunakan untuk berbagai hal (Istirahat dan mengatur strategi adalah diantaranya). Tapi fasilitas ini sebaliknya juga bisa membunuh kita saat kurang tepat penggunaannya. Ironis adalah ini:

Yang di sono, dulu..

Di Louisiana Superdome – New Orlean, kira-kira 16 tahun yang lalu. Michigan bertemu North Carolina di National Championship. Chris Webber (Forward Michigan) melakuan defensive rebound untuk timnya kala missed free throw oleh North Carolina di 19 detik ujung pertandingan.

Saat itu timnya tertinggal hanya 71-73. Hal aneh pertama terjadi ketika C-Web meminta time out segera setelah rebound itu (padahal timnya sudah kehabisan jatah time out), namun wasit mengacuhkannya. Pengadil juga mengabaikan situasi dimana Webber sebenarnya traveling.

Penonton Gemuruh bersorak seolah berniat meruntuhkan gedung. Lalu waktu terus berdetik 16dtk, 15dtk, 14dtk dan terus dan Chris membawa bola kedepan lapangan. Paling hebat lagi ( tidak sadar timnya kehabisan time out) dia meminta time out lagi saat di pojok kanan area lawan. PRRIIIIIITTT!!! Spontan wasit meniup sempritan dengan mengacungkan tanda huruf ” T ” untuk call technical foul.

Dikenakan karena timnya sudah kehabisan jatah. Otomatis NC dapat free throw 2 dan kepemilikan bola kembali. Selanjutnya tidak perlu saya tulis disini. Tapi poin pentingnya adalah, gara2 pengambilan time out tidak tepat ya hasilnya seperti nyuci baju gak pake pewangi a.k.a apek dah cucian.

Yang di sini, semalam..

Angsapura Medan tertinggal hanya beberapa angka (dibawah 10 pts) di 3 menitan pada perempat akhir. Time out!!!! Ujar pelatih Medan. Nekad memutuskan untuk mengambil jatah terakhirnya. Habis sudah sekarang jatahnya di ujung-ujung menit menjelang usai pertandingan.

Berhasil! Anak-anak medan ini sukses mengejar ketinggalannya setelah time out diambil. Waktu menunjukan sisa 15 detik. Sekarang angka sama kuat (Ampun, saya lupa tepatnya angka berapa. Beginilah kalau pelajaran matematika sering bolos, ck..!).

Di sini bencana demi bencana terjadi. Ada 3 runtunan acara aneh di detik-detik ini. Pertama, CS menguasai bola saat 10 detik terakhir dengan kenyataan tidak tertekan (angka sama kuat). Lagi-lagi peluit dibunyikan pengadil, SEMPRRIIIIIIIIIT! Traveling violation oleh penyerang Citra Satria! Ampun, apaan sih nih? Otomatis kepemilikan bola pindah ke Medan.

Lalu bencana kedua, Pelatih Medan memohon (mungkin juga dia hanya bertanya) ke table official akan time out yang sudah tidak dia punya (sampai sini saya belajar bahwa sebisanya menyisakan 1 time out untuk akhir game seperti ini). Apes Angsapura tidak bisa mengambil time out.

Selang beberapa saat kemudian. Peluit menjadi tokoh utama di halaman ini, PRIWIIIIITT! Berbunyi lagi tuh wistle dari pengadil. Dengan :matabelo: saya penasaran, ada apa lagi ini setelah bencana demi bencana barusan?

WOW! Ternyata Citra Satria meminta sisa satu time out yang masih mereka miliki. Granted! Sedikit tidak percaya tapi Medan menyambutnya dengan gembira. Di Time out,  Ok, kita akan melakukan ini dan itu (sampai sini saya berlagak mengerti, hehe..), sambil bikin diagram sedikit pelatih Angsapura berujar.

Ini adalah bencana terakhir di pertandingan ini bagi Citra Satria. Dengan kenyataan angka sama kuat dan kepemilikan bola adalah hak Medan, belum perlu untuk meminta time out. Ini sangat menguntungkan bagi Medan yang sudah kehabisan time out. Diaturlah serangan terakhir melalui diagram serangan di papan kecil andalan pelatih Angsapura.

Alhasil, dalam 10 detik Angsapura melesakkan bola mulus masuk ke keranjang ketika buzzer berbunyi! Drama, drama, drama.. Anak-anak asuhan Coach David “Boyze” Zalmar (Philippines) berhasil membukukan 3 angka tambahan untuk menutup pertandingan dengan kemenangan. PRRIIIIITT.. peluit panjang yang dibunyikan wasit terakhir ini suaranya benar-benar menyakitkan telinga dan dada Citra Satria.

Tinggal sekarang kuping dan dada saya yang akan sakit karena kemungkinan bakal diomelin Bos. Semalam harusnya ada acara makan-makan bareng tapi saya memilih menyaksikan sisa pertandingan hari terakhir seri Jakarta. Hmm.. Untuk pertandingan seperti semalam, terima nasiib daah!

:peaceBoss:

Iklan

2 responses

  1. Wukir

    coach ocky…ak mo tanya neh..kira2 apa yang coach sampaikan ke anak2 SM (materi 2012) di game NBL (2012) ketika situasi tim anda ketinggalan 10pts, d q3, menit ke 5, dan 2 pemain andalan anda (arki wisnu&dodo) dlm kondisi foul trouble, melawan tim CLS knight,posisi bola utk SM, throw in di Baseline kanan ring…dan spa trget coach bwt eksekusi..? thx bnget coach..

    20/05/2012 pukul 15:09

  2. Helo Wukir,

    Bolabasket pasti ada serangan dan pertahanan. Kalau di sebuah pertandingan kita memimpin angka 10 pt belum tentu serangan kita bagus atau pertahanan kita bagus. Tapi kalau sedang tertinggal 10 pt sudah pasti pertahanan kita buruk, atau tidak dapat membaca kecenderungan lawan dalam menyerang.

    Dari sini sudah terbaca kalau saat itu (tertinggal 10 pt vs CLS) yang saya tekankan adalah pertahanan. Dan itu memang sudah sepanjang persiapan sudah kita tekankan. Pertahanan selalu menjadi kuncinya.

    Lalu siapa yang menjadi eksekutor tinggal membaca data terakhir di tiap qtr atau di sepanjang game. Itu pun akan selalu diikuti dengan opsi pemain terbaik pertama di game itu atau ke dua dan seterusnya yang idealnya di rencanakan.

    20/05/2012 pukul 22:09

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s