What goes around comes around..

Naluri Mencuri…


Salah satu hal yang menarik di bola basket adalah mencuri bola lawan. Dengan terjadinya steal ini, permainan menjadi lebih enak ditonton dan akan banyak menciptakan situasi yang membuat penonton betah mengikuti pertandingan. Slam dunk atau easy lay up yang indah sering tercipta setelah terjadinya steal ini. Yang lebih seru lagi, diakhir gim yang ketat, steal-pun dapat sangat menentukan hasil pertandingan. 

Disetiap buku basket yang saya baca (belum semua buku basket saya baca), tidak ada pelatih yang mengajarkan pemain untuk melakukan steal. Kecuali beberapa kemungkinan intercept pada penjagaan daerah (zone def.) dan beberapa perangkap (trap) setengah atau satu lapangan penuh.

Saya pikir mungkin karena disamping riskan pelanggaran, harga yang harus dibayar kalau gagal melakukannya terlalu mahal. Pemain yang berusaha melakukan steal tadi kemungkinan besar akan kehilangan orang yang dia jaga yang akhirnya mengarah ke miss match atau bahkan easy basket buat lawan.

Banyak pemain-pemain Kobatama yang sangat menolong tim-nya dengan kebolehannya melakukan steal. Patrick Gosal (3.0 stl/gm) dari Dwi Dasa Mitra adalah salah satu dari beberapa jagoan steal di Liga kita. Kalau dia ditanya bagaimana cara melakukannya dengan baik, tentu akan agak kesulitan menjawabnya.

Selain kecepatan kaki tangan, kordinasi, antisipasi dan timing, ada lagi satu hal yang memang hampir tidak mungkin untuk diajarkan ke pemain. Naluri mencuri adalah hal yang saya maksud. Pemain-pemain ini selalu awas dan siaga dalam setiap kali bertahan. Mencermati setiap gerakan lawan dan bola. Gerakan penyerang yang lemah atau operan yang ceroboh sudah barang tentu mereka santap.

Ronald Median (PAN), Ali Budimansyah (CSP) pasti memiliki naluri ini. Beruntunglah tim dan pelatih yang memiliki pemain-pemain seperti mereka yang punya naluri mencuri.

Tetapi bukanlah sebuah tim yang menciptakan pemain seperti mereka, bukan juga pelatih mereka. Pencuri-pencuri ini sudah punya naluri itu sejak pertama kali mereka mencoba mamainkan olah raga ini.

Lagi pula banyak hal lain yang harus dilatih seorang coach dalam pertahanan tim dari pada sekedar mengajarkan mencuri bola. Pertahanan tim dan individu yang baik sudah sangat cukup untuk memaksa lawan melakukan turn over atau melakukan pilihan tembakan yang buruk. Patrick, Ronald dan Budi kalian memang pencuri. Maliiiiiing…, Maliiiiiiiiiiiiiiiiiing!!!

“ALL NALURI MALING TEAM”

(Bukan berdasarkan statistik…)

G. Patrick Gosal (DDM)

G. Ali Budimansyah (CSP)

F. Ronald Median (PAN)

F. Wahyu Jati (SM)

C. Fictor Roring (SM)

Iklan

3 responses

  1. firman diandra

    firmansyah (PAN), juga jagonya steal.. thx

    17/03/2009 pukul 13:06

  2. Ronald Median, Sang Defender.

    30/07/2016 pukul 09:40

  3. Anonim

    aduh jadi ngga enak kalo disebut maling nih sama coach oki..

    06/06/2017 pukul 12:35

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s